Postingan

Mengasah Kreativitas : Day 4

Gambar
Hari ini agenda bermain Jiddan adalah bermain masak-masakan. Sempat ditegur uti nya sih kok anak laki laki main masak masakan. Kalo menurut saya gapapa sih. Toh chef-chef profesional itu laki-laki semua. Yang penting saya bebaskan dia bereksplorasi untuk mengasah kreativitasnya. Sejak pagi saat mandi mama sudah menjanjikan hari ini mau bermain masak masak. Sampai rumah uti Jiddan langsung menagih janji "mama..masak". Sambil membawa sekeranjang alat masak masakan milik kakak sepupunya. Cukup lama dia bermain sampai hampir setengah jam. Dia suka memindah - mindah pasir dari satu wadah ke wadah lain dengan sendok. Waktu saya tanya " masak apa dek?. Dia menjawab "mi..mi.." (maksudnya memasak mie). Padahal yang dimasak adalah bubuk pasir. Hihi. Setelah pasir pasir tumpah. Jiddan menarik alas duduknya sehingga semua pasir tumpah ke tanah.

Mengasah Kreativitas : Day 3

Gambar
Secara tidak sengaja tantangan hari ketiga berjalan ketika saya mengajak jiddan bermain dengan kotak mainannya yang berisi aneka rupa mainan. Tidak hanya mainan miliknya tapi juga ada mainan kakak sepupunya yang ikut nyemplung di situ. Tiba-tiba Jiddan menemukan tongkat kecil untuk bermain gelembung udara. Dia langsung tanya "mama..apa ini?". Saya jawab aja :" oh..itu punya kakak". Tanpa jeda Jiddan langsung berlari menuju pintu belakang. Saat mama bertanya mau kemana dek? Dia hanya menjawab "ikaan..ikaan.." Ohh saya pun paham dia pasti berpikir kalau tongkat gelembung tadi untuk menjaring ikan. Hmm..ya memang bentuknya agak mirip siih.. Lalu karena saya pikir kalau nyaring ikan di belakang ga bakal bisa karena kolamnya besar,Jiddan saya beri ide untuk menyaring ikan di akuarium saja. Lalu dia pun inisiatif mengambil kursi agar tongkatnya bisa nyemplung ke dalam aquarium. Lucu juga karena bukannya ikan tersaring, tp ikan-ikan malah bermain keluar masu...

Mengasah Kreativitas : Day 2

Tantangan hari kedua saya mengajak Jiddan belajar mengucapkan 2 suku kata. Baru tadi malam dia bisa mengucapkan "anak sapi" secara tidak sengaja. Pagi ini saya ajak untuk mengasah keterampilan bicara dan krrativitasnya dengan memgganti "sapi" menjadi hewan lain. Untuk "anak sapi" jiddan lancar sekali, lalu untuk anak kambing masih agak susah, sedangkan anak kucing malah jadi anak cacing. Hehehe. Di liar video ini saya mencoba berbagai kata lain, seperti ayam goreng, ternyata masih susah. Dia baru bisa yang diawali kata "anak". Berikut link video nya : https://www.instagram.com/p/Bly0ObhnTKU/ #kuliahbunsayiip #tantangan10hari #level9 #thinkcreative

Mengasah Kreativitas - Bunda Sayang Level 9-

Gambar
Kreatif. Apa itu kreatif? Apakah semua orang itu sejatinya kreatif? Apa setiap orang memiliki tingkat kekreatifan yang berbeda-beda? Ya.. Kreatif itu adalah sebuah fitrah. Setiap anak terlahir kreatif, apakah pada perkembanbannya anak akan menjadi kreatif atau tidak, itu akan bergantung pada proses pembelajaran, pendidikan dan stimulasi yang diterima selama masa emasnya. Yaa inilah tantangan besar bagi kita para orang tua. Saya sendiri sadar saya bukan orang yang terlalu kreatif, maka dari itu saya harus berubah menjadi lebih kreatif agar bisa mendampingi anak-anak mengasah kreativitasnya. Rutinitas pekerjaan, lelah, malas, adalah berbagai hambatan yang mengurangi krrativitas. Mari kita sebagai orang tua think out of the box dalam menemani si kecil kita, belajar melihat masalah dari berbagai sudut pandang, dan belajar menerapkan pola pikir kreatif yaitu evolusi, sintesa, revolusi dan reaplikasi. Lalu bagaimana cara mengasah kreativitas anak? Menurut yang diajarkan dalam kelas b...

Rumahku Lumbung Panganku

Gambar
Konsep "Rumahku Lumbung Panganku" yang gencar dikenalkan oleh seorang petani inspiratif asal Sleman, Bapak TO Suprapto selayaknya harus menjadi prinsip setiap keluarga. Harga kebutuhan pokok dan bahan pangan makin naik, apalagi global trading saat ini makin membuka peluang ekspor berbagao kebutuhan termasuk di antaranya kebutuhan pangan. Padahal di Indonesia yang memiliki 2 musim dan curah hujan yang tinggi seharusnya kegiatan bertani maupin beternak sangat mudab dijalankan, meskipun dalam lahan yang sempit. Saat saya bersama ibu2 dari komunitas Ibu Profesional Jogja berkunjung ke JOGLO TANI, suatu model "Rumahku Lumbung Panganku" yang sangat bagus. Di sana kami belajar bagaimana memanfaatkan lahan sekitar dengan optimal untuk budidaya sayuran, buah, padi, peternakan dan perikanan secara organik, hemat dan produktif. Dari Joglo Tani kami belajar bahwa jika kita bisa memanfaatkan lahan di sekitar rumah dan sumber daya yang kita miliki, setidaknya kita bisa memutu...

Sepuluh Hari Menstimulasi Matematika pada Anak

Gambar
Matematika.. Matematika.. Ternyata menurut materi yang saya dapaf di dalam perkuliahan Bunda Sayang, matematika yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi anak-anak sekolah ternyata tidak melulu soal angka dan hitungan. Matematika itu ada di sekitar kita, matematika itu, adalah segala yang berhubungan dengan kelogisan berpikir dan pemecahan masalah. Jadi kenapa bingung.. Anak baru 21 bulan kok udah diajarin matematika? Hehehe.. Nanti simak ya bunda stimulasi apa saja yang akan saya berikan di challenge bunda sayang kali ini. Matematika identik dengan stimulasi otak kiri. Otak kiri mengarahkan anak untuk berpikir logis, linear, dan teratur. Sehingga anak akan mampu membuat analisa cerdas dalam membuat prioritas hidupnya. Itulah mengapa menstimulasi matematika pada anak dapat dilakukan dari usia sebelia ini.. Berikut akan saya rekam hari demi hari stimulasi matematika pada Jiddan (21 bulan) :. 1. Bermain Lego Hari 1. 2 April 2018. Dalam bermain lego Jiddan mulai mengenal beran...

Sepuluh Hari Menstimulasi Kebiasaan Membaca

Gambar
Bismillah.. MEMBACA.. IQRA.. adalah salah satu perintah Allah dalam Al Quran saat turun pertama kali di muka bumi. Membaca itu adalah sebuah kemampuan/skill. Membaca itu penting karena dengan membaca, anak akan lebih bisa mengenal dirinya, mengenal Tuhan nya. Inilah tugas kita sebagai orang tua bagaimana membuat anak tidak hanya BISA membaca tapi SUKA membaca. Dan menjadikan membaca sebagai bagian dari habit nya. Menjadikan buku sebagai sumber segala informasinya. Untuk menstimulasi membaca ada 4 tahap yang harus dilalui karena membaca ini adalah sebuah skill. PERTAMA, tahap MENDENGARKAN. inilah tahapan pertama dan paling mendasar. Jiddan di usia 20 bulan nya baru masuk dalam tahap ini. Dalam tahap ini kita sebagai orang tua bertugas melatih skill nya untuk banyak mendengar. Dengan cara membacakan buku2 untuknya dan mendongeng. KEDUA, tahap BERBICARA, beri kesempatan pada anak untuk bercerita dengan versinya. KETIGA, tahap MEMBACA, latih anak untuk bisa membaca, tempelkan tulisan...