Postingan

Menampilkan postingan dengan label bunsayiip

Mengasag Kreativitas : Day 10

Hari ini Mama belum ada rencana kegiatan untuk Jiddan. Kebetulan pegawai sedang sibuk packaging susu dan jiddan seperti biasa ikut ngrecoki. Tanpa kita sadari jiddan menemukan kemasan susu yang seal nya kurang rapat. Karena penasaran, dia kocok kocok sachet susu sampai semua susu bubuk yang didalamnya tertumpah semua ke lantai. Pegawai saya panik lalu bilang ke jiddan mau ambil sapu. Eh ternyata saat si mbak lagi ambil sapu, jiddan melepas celana nya dan membersihkan susu yang berhamburan di lantai menggunakan celananya.. Hehe Mungkin terkesan jorok ya, tapi untuk anak seusia jiddan yg skarang menginjak 25 bulan yang dilakukan bisa dikatakan sangat kreatif. Maaf ya foto tidak ada karena mama langsung panik dan mencuci celana nya

Mengasah kreativitas : Day 9

Gambar
8 agustus 2018 Mengobati harimau sakit  Untuk game hari ini mama mencoba mengajak Jiddan bermain peran. Jiddan sebagai dokter dan mama yang menggerakkan boneka harimau kecil.  Pura pura boneka harimau jatuh dari kursi, mama tanya. "Harimau nya sakit?" jiddan jawab "iya.. Darah.. (Sambil nunjuk kaki)". Mama tanya " trus diobatin ga? Pake apa?" jiddan mengambil wadah pensil warna yang ada taki gantungnya. Lalu dia arahkan tali ke kaki harimau sambil bilang "jus..jus.." Mama menimpali "oh..harimau nya diobatin pake suntik yaa.." jiddan menjawab "he em.."

Mengasah kreativitas : Day 8

Gambar
7 Agustus 2018 Membaca buku Tony Wolf Hari ini Jiddan dibelikan mama buku baru. Buku yang keren banget karya Tony Wolf. Berisi tema kesukaannya yaitu hewan hewan ternak dan mobil mobil.  Ternyaya jiddan sudah sangat lancar menyebut nama nama hewan.. Diberi tahu satu kali langsung hafal semuanya. Bhkan sudah bisa mengarang cerita ketika mama pancing pertanyaan-pertanyaan. Seperti sapi nya maem apa? Kucingnya dikandang ayam ngapain? Dan

Mengasah kreativitas : Day 7

Gambar
6 Agustus 2018 Hari senin kemarin Jiddan ikut Mama merujuk pasien ke RS Hewan utk USG. Bisa dibilang jiddan jarang sekali pergi hanya berdua dengan Mama jarak jauh seperti ini. Jarak antara rumah kami dengan RS Hewan UGM hampir 20 km. Yang lucu adalah kejadian saat pulang dari RW Hewan. Karena sudah jam tidur siang Jiddan sudah sangat mengantuk. Jiddan kalau di mobil memang tidak pernah mau duduk, dan tidak mau juga di carseat. Dia hanya mau "berdiri". Karena mungkin kalau duduk dia ga biaa liat jalanan. Akhirnya pas udah ngantuk banget senderan kursi hanya saya miringkan sedikit, dia tidur dg berdiri. Dan dia meminta bantal ditaruh di atas kursi biar dia bs duduk di atas bantal. Mungkin maksudnya buat " ganjel" biar dia tetep bisa lihat jalan, meskipun lagi tidur.

Mengasah kreativitas : Day 6

Gambar
Dalam menjalankan tantangan level 9 ini, Mama jarang merencanakan kegiatan khusus untuk Jiddan. Mama hanya berprinsip bahwa kreativitas itu bisa muncul kapan saja di situasi apapun. Ya sesekali memang Mama juga harus memperkaya aktivitas dan memperkaya tempat baru untuk dieksplorasi sih. Tapi nanti ya nunggu Mama agak selo kerjaannya. Sekarang Mama biarkan Jiddan bereksplorasi dengan hal - hal yang ada di sekitarnya dulu. Seperti malam kemarin, Jiddan sudah lama sekali menyimpan botol bekas permen coklar di kotak mainan nya. Tiba-tiba saja dia meminta tolong mama buat membuka tutu botolnya, lalu dia masukkan crayon-crayon kecilnya yang sudah patah dan lego nya yang kecil-kecil. Sempat dia mencoba memasukkan lego yang agak besar tapi ga masuk. Saya masih penasaran apa yang akan dilakukan, ternyata dia mengocok botol tersebut sehingga muncul suara. Tapi dia lupa ga nutup botolnya, jadilah semua crayon berhamburan. Lalu dia ulang masukkan lagi semua crayonnya, dia kocok lagi, berhambura...

Mengasah Kreativitas : Day 5

Gambar
Pada tantangan hari kelima ini, saya tidak tahu ya ini berlaku atau tidak karena pada tantangan kali ini yang bertindak kreatif adalah mamanya, bukan anaknya. Hihi. Jadi saat menemani Jiddan bermain bersama, dia bermain truk. Mama tanya truk nya bawa apa dek? Jiddan menjawab "ayam..". Mama tanya " ayam nya mana?". Jiddan lalu sibuk kesana kemari mencari mainan dia yang mirip ayam. Lalu mama juga ikut sibuk mencari, dan menemukan beberapa brosur pakan aham di toko yang tidaj terpakai. Mama inisiatif menggunting gambar ayam nya.. Voila.. Jadilah anak-anak ayam dan anak-anak puyuh yang naik truk nya Jiddan.. Kreatif kan? Kan sesuai materi Bunda Sayang "Kita harus berusaha menjadi Ibu yang kreatid untuk mendampingi anak - anak kita yang secara fitrah sudah kreatif"

Sepuluh Hari Menstimulasi Matematika pada Anak

Gambar
Matematika.. Matematika.. Ternyata menurut materi yang saya dapaf di dalam perkuliahan Bunda Sayang, matematika yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi anak-anak sekolah ternyata tidak melulu soal angka dan hitungan. Matematika itu ada di sekitar kita, matematika itu, adalah segala yang berhubungan dengan kelogisan berpikir dan pemecahan masalah. Jadi kenapa bingung.. Anak baru 21 bulan kok udah diajarin matematika? Hehehe.. Nanti simak ya bunda stimulasi apa saja yang akan saya berikan di challenge bunda sayang kali ini. Matematika identik dengan stimulasi otak kiri. Otak kiri mengarahkan anak untuk berpikir logis, linear, dan teratur. Sehingga anak akan mampu membuat analisa cerdas dalam membuat prioritas hidupnya. Itulah mengapa menstimulasi matematika pada anak dapat dilakukan dari usia sebelia ini.. Berikut akan saya rekam hari demi hari stimulasi matematika pada Jiddan (21 bulan) :. 1. Bermain Lego Hari 1. 2 April 2018. Dalam bermain lego Jiddan mulai mengenal beran...

Sepuluh Hari Menstimulasi Kebiasaan Membaca

Gambar
Bismillah.. MEMBACA.. IQRA.. adalah salah satu perintah Allah dalam Al Quran saat turun pertama kali di muka bumi. Membaca itu adalah sebuah kemampuan/skill. Membaca itu penting karena dengan membaca, anak akan lebih bisa mengenal dirinya, mengenal Tuhan nya. Inilah tugas kita sebagai orang tua bagaimana membuat anak tidak hanya BISA membaca tapi SUKA membaca. Dan menjadikan membaca sebagai bagian dari habit nya. Menjadikan buku sebagai sumber segala informasinya. Untuk menstimulasi membaca ada 4 tahap yang harus dilalui karena membaca ini adalah sebuah skill. PERTAMA, tahap MENDENGARKAN. inilah tahapan pertama dan paling mendasar. Jiddan di usia 20 bulan nya baru masuk dalam tahap ini. Dalam tahap ini kita sebagai orang tua bertugas melatih skill nya untuk banyak mendengar. Dengan cara membacakan buku2 untuknya dan mendongeng. KEDUA, tahap BERBICARA, beri kesempatan pada anak untuk bercerita dengan versinya. KETIGA, tahap MEMBACA, latih anak untuk bisa membaca, tempelkan tulisan...