Sepuluh Hari Menstimulasi Kebiasaan Membaca

Bismillah..

MEMBACA..
IQRA..
adalah salah satu perintah Allah dalam Al Quran saat turun pertama kali di muka bumi.

Membaca itu adalah sebuah kemampuan/skill. Membaca itu penting karena dengan membaca, anak akan lebih bisa mengenal dirinya, mengenal Tuhan nya. Inilah tugas kita sebagai orang tua bagaimana membuat anak tidak hanya BISA membaca tapi SUKA membaca. Dan menjadikan membaca sebagai bagian dari habit nya. Menjadikan buku sebagai sumber segala informasinya.

Untuk menstimulasi membaca ada 4 tahap yang harus dilalui karena membaca ini adalah sebuah skill. PERTAMA, tahap MENDENGARKAN. inilah tahapan pertama dan paling mendasar. Jiddan di usia 20 bulan nya baru masuk dalam tahap ini. Dalam tahap ini kita sebagai orang tua bertugas melatih skill nya untuk banyak mendengar. Dengan cara membacakan buku2 untuknya dan mendongeng.

KEDUA, tahap BERBICARA, beri kesempatan pada anak untuk bercerita dengan versinya. KETIGA, tahap MEMBACA, latih anak untuk bisa membaca, tempelkan tulisan2 di berbagai benda di dalam rumah, jadikan aktivitas membaca sebagai kegiatan menyenangkan. Dan KEEMPAT, adalah tahap MENULIS.

Untuk usia Jiddan yang memasuki 20 bulan ini, tahapan yang baru bisa distimulasi adalah tahapan mendengarkan. Kegiatan yang saya lakukan adalah memfasilitasinya dengan berbagai buku anak-anak maupun majalan-majalah yang ada di rumah untuk dia jelajahi. Saya bebaskan dia untuk mengeksplor buku apapun yang dia ingin untuk lihat. Karena gaya belajarnya adalah visual, dia sangat tertarik pada buku buku dengan gambar yang menarik ataupun foto-foto kejadian nyata, terutama jika bergambarkan binatang-binatang.

Sayangnya dalam melakukan tantangan kali ini saya tidak membuat pohon literasi yang sebetulnya bisa menjadi trigger untuk lebih menunjukkan perbendaharaan buku yang sudah kita bacakan. Karena satu dan lain hal, dan di antaranya adalah saya sudah pastikan pohon literasi yang ditempel di tembok hanya akan berakhir dengan dipretheli Jiddan dari tempatnya karena dia belum memahami fungsinya. Jadi saya pikir yang penting saat ini adalah proses stimulasi membacanya yang saya tekankan. Pohon literasi bisa nyusul pas anaknya udah ngerti (hehe..semoga mba fasil bisa maklum deh)

Jiddan memiliki satu rak buku di sudut rumah yang berisi buku-buku koleksinya. Hampir semua adalah board book karena anak seusianya masih suka kelewat penasaran sama kertas. Saya letakkan di rak di atas tempat mainannya agar dia dengan mudah menjangkaunya saat bermain.

Saya tidak membatasi kapan jam membacanya. Dia bisa bebas mengambil buku saat sedang di tengah2 bermain sekalipun. Memang pada awalnya dulu sejak saya mengoleksi buku-buku ini di usia Jiddan 10 bulan dia kadang menganggap buku-buku ini adalah mainan yang bisa ditumpuk2. Tapi makin kesini dia suka membuka buku saat momen2 tertentu. Yaitu saat pagi hari dan setelah magrib. Itupun ada beberapa buku yang memang sangat dia sukai dan sangat sering diambil sendiri untuk minta dibacakan. Dan ada beberapa buku yang jarang dia sentuh.

Seperti saat menjalani periode tantangan ini, dia sedang senang2 nya dengan buku-buku board book impor yang menjelaskan berbagai alat transportasi seperti "Choo..choo..Clickety Clack", Emergency, All Aboard, dan Dig Digging. Sementara seri halo balita tentang Nabi lagi mogok dibaca dalam 10 hari ini. Bahkan saya pancing2 untuk ambil pun sepertinya sedang tidak tertarik sama sekali.  Lucunya, 5 hari terakhir ini saat siang hari dia sedang gemar ngacak-ngacak rak buku di rumah Kakungnya yang berisi majalah bekas koleksi ayahnya. Dia sisir majalah peternakan satu persatu dan minta diceritakan beraneka gambar binatang yang ada dalam majalah..

Inilah rangkuman detail tiap hari tantangan menstimulasi kegiatan membacanya. Saya lebih suka meringkasnya dalam 1 postingan untuk periode 10 hari sekaligus agar saya juga mudah menarik benang merah dalam rangkaian kegiatan stimulasi ini

Hari pertama, 1 Maret 2018

Buku yang dia baca hari ini adalah " Choo..Choo.. Clickety Clack" dan "What can Owl See".
Buku " Choo..Choo.. Clickety Clack" adalah touch and feel board book dari penerbit Orchad book Sidney. Berisi aneka model alat transportasi darat udara dan laut. Teks dalam buku ini berbahasa Inggris.

Gambar gambar nya sangat menarik dan ada beberapa bagian dari gambar yang memiliki tekstur untuk mestimulasi sensor indra peraba anak. Seperti pada gambar kereta api yang sedang berhenti di stasiun dengan banyak penumpang, jendelanya dibuat bertekstur 3 dimensi dan bisa diraba bentukan kotak-kotak jendelanya. Demikian juga pada gambar motortrail, gambar tanah dibuat memiliki tekstur permukaan yang kasar.

Dari kesekian gambar, jiddan paling suka membuka halaman gambar kereta api. Dia bisa sangat lama dan berulang kali minta didongengkan gambar kereta api yang sedang berhenti di stasiun dan nampak banyak sekali penumpang sedang menunggu kereta dan beraktivitas lainnya. Saya suka menarasikan berbagai cerita yang berbeda terkait gambar itu. Seperti nampak ada ibu2 dengan anak kecil, saya ceritakan mereka mau pergi ke rumah nenek mau naik kereta, bawa tas gede, apa aja ya isinya..? Lalu nampak seorang bapak-bapak sedang membaca koran menunggu kereta berikutnya.. Dengan sedikit dialog "huff..lama sekali ya.. Saya baca koran dulu aja deh..." Lalu nampak pak petugas kereta api sedang mengatur jalannya kereta. Dia membunyikan peluit saat kereta mau berangkat (sambil saya menirukan suara bel khas stasiun "ting tong ting tong"..dan peluit petugas kereta api). Bahkan karena saya sering menirukan suara bel kereta ini, saat kami bermain ke museum kereta, Jiddan bisa dengan sigap merespon saat mendengarkan suara bel yang asli. Buku ini memang hanya berisi 10 halaman dengan 5 gambar yang berbeda. Namun bisa menghabiskan waktu 20 menit untuk menarasikannya. Kecuali kalau Jiddan udah bosan setelah 1 gambar dan ingin buku yang lain.

Seperti hari ini dia hanya ingin dibacakan gambar kereta lalu beralih ke buku " what Can Owl See". Buku impor terbitan Nashville USA ini memiliki bentuk cutting buku yang lucu, dengan gambar burung hantu yang memiliki mata yang timbul dan bisa bergerak, buku ini berisi sedikit sekali teks dan lebih banyak gambar aktivitas burung hantu dalam bentuk animasi, seperti gambar anak-anaknya, lalu dia hanya beraktivitas di malam hari bersama rubah, kunang-kunang, dan saat pagi tiba burung hantu tidur bersama anak-anaknya. Kami memiliki 2 buku yang mirip yaitu what can owl see yang menggambarkan burung hantu dan what can bear feel yang menggambarkan beruang. Entah kenapa Jiddan lebih suka buku yang burung hantu. Mungkin karena lebih banyak macam hewan yang nampak.

Hari kedua, 2 Maret 2018

Hari ini buku yang kami baca adalah buku "Emergency". Buku ini serangkaian dengan buku " Choo..choo..clickety clack" dengan penerbit sama dan penulis yang sama juga yaitu Margaret Mayo dan Alex Ayliffe. Seperti halnya buku sebelumnya dia memiliki bagian touch and feel di setiap gambar halamannya. Sesuai dengan judulnya, buku ini menceritakan berbagai alat transportasi saat keadaan darurat. Yaitu mobil pemadam kebakaran, ambulance, kapal dan helikopter SAR, dan pesawat pemadam kebakaran hutan.

Dengan teks dalam bahasa Inggris yang sangat singkat, gambar dalam buku ini sangat menarik dan mudah dipahami Jiddan. Halaman favorit Jiddan adalah gambar mobil pemadam kebakaran. Di mana nampak para petugas kebakaran sedang bekerja sama memadamkan api, menarik selang air, naik ke atas crane, membawa ember dan ada anak kecil yang terjebak di bangunan dan nampak dari jendela. Dari gambar ini narasi yang saya bawakan bisa menjadi sangat luar biasa dan membuat Jiddan mendengarkan dengan takjub. Apalagi dia sampai menirukan suara sirine dan menggerak-gerakkan tangannya seperti betul-betul kondisinya sedang darurat.

Untuk bagian touch and feel Jiddan paling suka di halaman gambar helikopter SAR yang sedang menolong pendaki gunung yang tersesat di gunung es. Gambar salju dibuat memiliki tekstur lembut dengan kain flanel. Jiddan jadi ikut merasakan kalau salju itu putih dan lembut.

Hari ketiga, 3 Maret 2018

Hari ini Jiddan mengambil buku "Emergency" sama seperti kemarin dan tidak lelah untuk meminta didongengkan lagi di bagian gambar mobil pemadam kebakaran.

Setelah selesai dengan buku itu dia mengambil buku "Dig Dig Digging". Seri ketiga dari 2 buku touch and feel sebelumnya, buku ini berisi beraneka mobil heavy duty seperti traktor, ekskavator, bulldozer, dump truck dan kontainer. Tekstur touch and feel menurut saya paling bagus dalam buku ini dibanding 2 buku lainnya. Seperti tekstur 3 dimensi tanah, ban mobil dibuat empuk dan berlubang2, dan tekstur roda ekskavator yang kasar dan bergerigi. Jiddan paling suka di halaman gambar truk kontainer. Narasi yang saya sampaikan tentang beraneka truk besar yang membawa macam macam barang sepertu hasil panen padi, bensin, dan kontainer barang. Pak sopir mengantar barang dari mana, dan untuk apa. Lalu Mereka harus berjalan pelan karena barang muatannya sangat banyak dan berat.

Hari 4, 4 Maret 2018

Hari ini Jiddan membaca seri petualangan Cican dan buku All Aboard.

Buku Cican yang kami miliki adalah seri Bajak Laut dan Monster Air. Buku seri Petualangan Cican yang diterbitkan oleh PT Bentang Pustaka ini menurut saya salah satu buku dalam negeri yang sangat bagus, dengan kualitas board book yang baik, gambar animasi yang bagus dan sangat menarik serta narasi cerita yang sederhana namun sarat makna.

Cican adalah seekor kelinci yang suka berpetualang. Dalam buku ini Cican sedang berpetualang menjadi bajak laut dan bertemu dengan monster air yang ternyata baik hati. Alur cerita yang apik membuat Jiddan sangat takjub mendengar dongeng sambil melihat gambar dengan seksama. Apalagi di halaman paling belakang ada halaman khusus yang menggambarkan beraneka benda yang ada dalam cerita. Jiddan bisa saya uji kemampuan nya apakah dia ingat dengan menunjuk benda yang saya sebutkan. Namun akhir akhir ini mungkin karena sudah agak bosan, belum selesai buku saya tuntaskan sampai halaman terakhir Jiddan sudah mengambil buku yang lain.

Buku kedua setelah membaca Cican adalah buku All aboad. Buku ini satu penerbit dengan "What Can Owl See". Sama sama memiliki ciri khas ada tempelan mata timbul di bagian cover buku yang bisa bergerak-gerak seperti what can owl see. Buku ini menceritakan tentang kereta komuter line. Jiddan memang sangat tertarik dengan gambar kereta. Meskipun kualitas animasi gambar tidak sebagus buku Choo choo Clickety Clack. Jiddan menyukai buku ini terutama di bagian saat kereta komuter line berjalan melesat di belokan tajam dan saat kereta berhenti di stasiun. Semuanya tergantung bagaimana saya menarasikan dan mengkreasikan dongeng yang menarik dari gambar. Meski kadang kalau saya sedang tidak sempat mendongengkan (seperti hari ini) dia membuka buka sendiri dan melihat lihat isi buku dalam waktu yang lama sambil sedikit-sedikit bergumam.

Hari 5, 5 Maret 2018

Reading time Jiddan biasanya memang pagi hari dan bada magrib. Hari ini bada magrib saya berniat membaca dzikir petang. Namun baru membuka halaman pertama Jiddan sudah kepo dengan buku dzikir saya dan membuka bukanya. Akhirnya batal membaca dzikir dan saya alihkan dengan buku yang sedang dia baca saat saya tinggal sholat magrib tadi. Jiddan memang selalu tertarik dengan buku apapun. Namun kalau sudah tahu buku nya cuma tulisan tidak bergambar langsung dia tinggalkan.

Saat itu dia sedang memegang buku bantal satu satunya yang kami punya. Berjudul "Semua Ciptaan Allah swt". Buku bantal memang sangat awet dan tahan banting. Kualitas buku bantal bikinan "Buku Kainku" ini memiliki kualitas gambar yang sangat baik dibandingkan dengan buku-buku bantal yang pernah saya lihat sebelumnya.

Jiddan sangat tertarik dengan apa saja yang mengandung gambar binatang. Seperti halnya buku ini, banyak sekali gambar binatang dalam tiap halaman. Karena buku ini menggambarkan beraneka ciptaan Allah mulai dari binatang, sayuran, buah, gunung, bintang, bulan dan manusia. Tokoh buku ini digambarkan seorang anak laki-laki yang bisa saya narasikan sebagai Jiddan. Dari aktivitas hariannya mulai dari bangun tidur kita selalu menikmati apa yang sudah diciptakan Allah.

Hari 6-10, 6-10 Maret 2018

Mulai hari ke 6 periode tantangan ini tiba-tiba jam tidur Jiddan berubah drastis. Jika hari-hari sebelumnya dia bisa memiliki reading time setelah magrib, sekarang karena jam tidur siang nya sangat sebentar, bada magrib Jiddan sudah sangat mengantuk dan mengajak tidur.

Akhirnya reading time nya berubah menjadi siang hari. Karena saat siang hari kami berada di toko, buku-buku bacaan tidak saya bawakan, Jiddan suka membongkar rak buku milik ayahnya yang berisi koleksi majalah. Dan dia nampak sangat antusias seperti menemukan hal baru.

Selama 5 hari terakhir ini aktivitas membaca hampir sama. Yaitu membuka majalah2 Trobos milik Ayah. Memang Ayah memiliki koleksi majalah Trobos yang sangat banyak. Majalah Trobos adalah majalah bertema Peternakan. Tentu saja banyak sekali foto-foto hewan di dalamnya seperti ayam, sapi, bebek, kambing, kelinci dan ikan.

Jiddan seperti tidak pernah bosan membuka majalah trobos dan minta didongengkan binatang 2 yang ada dalam majalah. Bahkan hampir 3 hari membuka majalah yang sama. Dengan atau tanpa narasi dari saya, Jiddan bisa sangat betah membuka-buka majalah dan mulai mengatakan apa yang dia lihat seperti kelinci, ayam, bebek, ikan, gambar obat. Sampai sampai dia bisa dengan cepat membuka halaman tertentu saat saya memintanya memperlihatkan gambar salah satu binatang misalnya kelinci.

Selain majalah Trobos, Jiddan juga suka membongkar kumpulan leaflet yang ada di petshop kami. Karena banyak sekali gambar binatang mulai dari anjing, kucing,babi, kelinci dll yang ada dalam leaflet. Dia suka menunjuk2 sambil bergumam dan menunggu saya menarasikan gambar-gambar itu dan menjelaskan pura2 hewan nya sakit, mau minum obat, dan sebagainya.

Demikian rangkaian catatan proses stimulasi membaca selama 10 hari ini. Insya Allah akan saya lanjutkan sampai hari berikutnya berikutnya dan seterusnya sampai membaca bisa kami jadikan sebagai bagian dari aktivitas hidup kami.

Amiiinn..

#bundsayiip
#menstimulasimembaca
#forthingstochangeimustchangefirst

Komentar

Postingan populer dari blog ini

koas...oh koas... [ catatan mahasiswa koas kedokteran hewan UGM ]

Aspek Fisiologis dan Hormonal Kebuntingan Kucing

Moslem Vet and Dogs (Dokter Hewan Muslim dan Anjing)