Enjoying AVVP : ParT 2 (Only about the Vet Volunteer Camp at Srisakate & Vientiane)
Oke..setelah posting cerita momen2 AVVP dari hari pertama sampe hari ke 10 yang bisa dilihat disini, sekarang saatnya menshare tentang kisah2 dan kegiatan2 selama camp di Vet Volunteer Camp di dua tempat, yaitu Srisakate (Thailand) dan Vientiane(Laos PDR).
Bismillah.. disimak yaa.. liat foto2 aja juga boleh.. ^^
May 9th 2013
tanggal 9 Mei 2013 kita satu kelompok yang berisi sekitar 8 orang sampe di sebuah desa di provinsi Srisakate.Kita menginap di sebuah bangunan SD, tidur di dalam kelas yang sudah disulap mirip camp pengungsian, hehe.. sambutan mahasiswa KU yang sudah lebih camp culuan di sini sangat sangat baik dan sangat ramah, meskipun bahasa Inggris mereka pas2an, tapi beberapa mahasiswa berusaha untuk ngobrol dan menyapa kita. Tanggal 9 malem ini kita ikut di rapat kelompok untuk mempersiapkan kegiatan volunteer besok pagi, di sini kita dijelaskan tentang kondisi lapangan, jadwal kegiatan dalam sehari besok, berapa hewan yang akan divaksinasi, dan ga lupa setelah rapat kita maen game one..two..three..Pooongg..!!!
May 10th 2013
Good morning!!! saatnya bergeraaakkk para veterinary volunteer..!!!
dalam sekali bergerak peserta sejumlah sekitar 18 orang dibagi menjadi dua kelompok untuk 2 desa, satu kelompok berisi 10 orang yang punya tugas masing2 :
- restrain (2 orang, diutamakan cowo)
- medicine (nyiapin vaksin, obat cacing, dan obat lain) - 2 orang biasanya cewe, bawa kotak obat
- registrasi (1 org cewe mendata info hewan dan pemilik)
- laboratory : beberapa orang, saat di lapangan bertugas ambil sampel darah/feses, dan bertanggungjawab thdp pemeriksaan lab
- garbage girl : 1 orang bawa kantong plastik - mengumpulkan sampah medis
- sisanya membantu memberikan obat/vaksinasi/restrai/sampling
- sisanya lagi stay di basecamp untuk memasak, hehehe
pembagian tugas sangat jelas, dan waktu ke kandang ga ada peserta yang lengah maen hape ato malah foto2 narsis... good job..!!!.
Kegiatan di lapangan hanya saat pagi hari, dari jam 6.00 sampai sekitar jam 10.00. Siang harinya digunakan untuk melakukan pemeriksaan lab. Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan terdiri dari :
- pemeriksaan feses dengan metode simple floatation (3 gr feses+larutan garam 30 ml-> aduk -> saring dg saringan teh -> tempatkan pd botol kecil sampai larutan cembung -> tutup botol dg objek glass -> tunggu 20 menit -> ambil objek glas tadi, tutup deck glass -> lihat di bawah mikroskop). Kalo dipikir2 metode ini merupakan metode apung tapi dikombinasikan dg tidak melakukan sentrifuse, cuma disaring aja. Jadi ya di bawah mikroskop nanti ga heran kalo debris kotorannya masih banyak banget.
- pemeriksaan darah : aspek yg dilihat berupa pemeriksaan nilai PCV dan protein plasma, sehingga dibutuhkan mikrosentrifuge dan refraktometer.
- deteksi Brucellosis dengan Rose Bengal Test reagent.
Lalu kegiatan di malam harinya adalah penyuluhan terhadap masyarakat sekitar tentang pembuatan fermentasi jerami untuk meningkatkan produktivitas ternak. Tidak hanya penyuluhan, tapi para mahasiswa membuat semacam drama komedi yang memiliki pesan pemberian jerami fermentasi pada ternak meningkatkan bobot ternak.. kami pun yang dari AVVP juga ikut akting dalam drama tersebut dengan ikut2 senyum sama ngomong bahasa Thailand satu-dua patah kata.. hahahaha..
![]() |
| bangun pagi2 untuk kerja di lapangan.. vaksinasi.. |
| interview dg peternak (pake bahasa thailand, tentu saja ga ada subtitle-nya) |
| pemeriksaan lab dengan peralatan yang dibawa dari kampus |
| upacara pemberkatan |
| nih acara makein gelang kuning satu2, gelang ini maksud mereka untuk menghindarkan kita dari marabahaya selama perjalanan selanjutnya.. |
- Village 3 : Vern Tan
dari 40 peserta AVVP dibagi menjadi 4 kelompok untuk 4 villages tempat camp. Dalam satu kelompok terdapat 2 mahasiswa Laos, 4-5 mahasiswa Thailand, sisanya mahasiswa luar negeri. Kebetulan di kelompokku aku bareng sama 2 mahasiswa dari Indonesia yang muslim semua, :D
Desa tempat kita camp hanya 10 menit dari Faculty of Veterinary Science-nya Laos, tapi.. lihat foto ini :
| rakit untuk menyebrang sungai |
untuk masuk ke desa, kita harus nglewatin sebuah sungai besar dengan lebar sekitar 50 meter (sungai Ngem), tapiiii... jangan membayangkan di sana ada jembatan.. nooo..!!! kita harus naik rakit untuk nyebrang ke desa. Tapi alhamdulillah, rakitnya safe ga kayak rakit yang di gembira loka yang nyaris bikin kru dokter dan anak koas tenggelem di deket taman merak..hahaha.. Bahkan rakit di sini juga berani ngangkut van segede mobil Elf, wooww... duh.. Laos ini.. masih di capital city masa ya ga ada jembatan sih...lebih bersyukur banget hidup di Indonesia..
Kondisi desa Vern Tan ga jauh2 dari Srisakate, rumah2 bentuknya rumah panggung, tiap rumah pasti punya hewan, kalo punya sapi/kerbau pasti lebih dari 5 ekor, dan uniknya sapi maupun kerbau di sana masuk kandang cuma pas malem, siangnya mereka digembalakan..jadi kalo pagi dan sore gitu ga heran kalo di jalanan desa ketemu sekelompok sapi/kerbau kayak mau demo di jalanan.
di sini kita menginap di rumah mantri hewan, alhamdulillah kita dapet dua rumah, satu untuk peserta laki2, dan satunya untuk peserta perempuan.. rumahnya lantai keramik dan kamar mandi alhamdulillah tertutup dan bersih ^^.. senangnyaaaa.. padahal di kelompok yg laen mereka menginap di kuil, dinding terbuka dan kamar mandi harus dibersihin dulu.. :(
Ini foto2 tempat tinggal kita.. (maap posisinya lagi pd keenakan)
Kegiatan
kegiatan di Laos kurang lebih sama dengan di Srisakate, tambahannya kita juga melakukan survei dg target masyarakat desa, topik survei bebas sesuai kesepakatan kelompok. untuk kelompok kami, kami mengangkat topik penerapan One Health, sednagkan di kelompok lain ada topik manajemen peternakan, ethnoveterinary medicine (pengobatan herbal), dan satu lagi ttg topik internal parasite.
| Day 1 : musyawarah dg kepala Desa untuk menentukan target wilayah kegiatan |
| Berangkat ke lapangaaannn...!!! |
| pemeriksaan lab |
| ucapan terima kasih kpd bapak mantri hewan yg mau diinepin |
![]() |
| ga lupa nyumbangin beberapa buku anak2 untuk perpusatakaan desa |
| kegiatan vaksinasi & OCC |
![]() |
| cooking |
| dinner with Indonesian food.. pecel.. |




itu restrain sapinya, lehernya dinaiki gitu ya?
BalasHapusitu ga dinaikin mbak..tapi disangga pake kaki.. hehehe..
BalasHapusemang sapinya galak2 bangeeet